| |
- Diploma
- Ekonomi
- FISIP
- Hukum
- Pascasarjana S-2
- Pascasarjana S-3
- Psikologi
- Teknik
- Teknologi Informasi
|
|
 |
Pengertian dan pemahaman Redakan potensi Konflik |
| PENGUMUMAN (20-04-2007) |
| |
Ditemui Malang Pos di salah Ruang Pasca Sarjanah Unmer Malang Rabu, Kridawati masih tampak segar. padahal waktu sudah menunjukan pukul 15.00, dan Krida-demikian dia biasa disapa baru saja menguji disertai salah satu mahasiswi kandidat doktor sejak pukul 13.00. pagi tadi ada rapat saya juga mengajar,lalu siangnya menguji kandidat doktor bersama enam penguji. memang capek tapi karena saya melakukan dengan enjoy rasa lelah dan capek itu menjadi tak terasa ucap istri dari Drs Bambang Agus H.M.Si ini ramah
Di tengah wawancara, Krida sempat mendapat sempat mendapat telpon dari salah satu anaknya yang menanyakan waktu pulangnya kerumah. Dengan sabar, ibu dari Aryo Prakoso Wibowo, Ratih Nindita Kirana, dan Aryo Agrasidi ini menjawab akan segera pulang usai wawancara dengan Malang Post. Komunikasi dengan keluarga harus jalan terus. Saya tadi memang sempat pamit kepada suami dan anak anak kalau hari ini ahrus menguji mahasiswa sampai sore ucapnya kepada Malang Post.
Lebih lanjut wanita yang juga Ketua Program Studi Magister Administrasi Publik (MAP) Pasca Sarjana Unmer ini, mengungkapkan Bahwa pembagian waktu antara peekerjaan dengan keluarga memang selalu menjadi masalah utama wanita karier. Secara teori Krida mengakui bahwa pembagian waktu antara keduanya memang harus dilakukan secara proporsional sehingga karier dan keluarga dapat jalan seiring dan tidak terjadi ketimpangan. namun pada kenyataannya wanita tangguh ini pun mengakui tak jarang timbul konflik dalam pelaksnaanya. itu jika dia dihadapkan pada pilihan yang sama-sama penting.
Misalnya ada acara lembaga yang sangat penting dan butuh kehadiran saya sementara pada waktu yang sama keluarga juga menginginkan dukungan dan keberadaan saya bersama mereka, keduanya sama prioritas. nah kalu dihadapkan masalah ini harus disikapi dengan kepala dingin, tidak hanya saya pribadi tapi juga anggota keluarga yang lain sehinga potensi konflik itu tidak semakin tersulut tapi malah mereda, urainya panjang lebar. |
|
|
|